Kamis, 19 Juni 2014

Membuat Soal Interaktif dengan Visual Basic pada Powerpoint

Jalankan apikasi microsoft office powerpoint. Klik Office buton pada pojok kiri atas. Lalu pilih Powerpoint options. Pada bagian Popular beri tanda centang pada Show Developer tab in the Ribbon. Lalu Klik OK.

Klik tab developer lalu klik command button. Dan buat sebuah tombol dengan command button untuk tombol registrasi.

Membuat Soal Interaktif dengan Microsoft Excel

Jalankan Ms. Excel. Lalu tuliskan Identitas Mata Pelajaran, Tempat untuk mengisi nama, petunjuk soal dan soal pilihan ganda seperti gambar berikut.

Membuat Soal Interaktif “Benar-Salah” dengan Menggunakan Powerpoint

Jalankan Microsoft Office Powerpoint. Lalu buatlah 6 slide yang terdiri dari 1 slide pilihan soal, 3 slide berisi soal pilihan ganda dan 1 slide untuk menampilkan slide yang muncull jika jawaban benar dan 1 slide lagi slide yang ditampilkan jika jawaban salah.

Contoh Slide Pilihan Soal

Rabu, 18 Juni 2014

Tutorial Membuat Menu dengan Mouse Over

Langkah pertama, buka program microsoft office powerpoint lalu buat sebuah slide menu dengan menggunakan shape (Insert-Shape)
Slide 1

Kamis, 01 Mei 2014

Tutorial Microsoft Office Excel 2007

Microsoft Excel merupakan program dari Microsoft Office yang dikhususkan untuk pengolahan lembar kerja (worksheet) atau biasa dikenal dengan istilah spreadsheet program


Excel biasa identik dengan pengolahan angka, dengan menggunakan Excel kita dapat membuat proposal biaya, rencana bisnis, form aplikasi, buku kerja akuntansi, dan masih banyak jenis dokumen lain yang memerlukan perhitungan angka. Selain itu lembar kerja Excel juga dapat menampilkan data dalam bentuk grafik dan gambar. Pengolahan database sederhana juga dimungkinkan dalam aplikasi Microsoft Excel.

Biografi Dewi Sartika

Jiwa patriotisme memang mengalir dalam diri wanita kelahiran Cicalengka, Jawa Barat, 4 Desember 1884 ini. Ayahnya, Raden Somanagara adalah seorang pejuang kemerdekaan. Terakhir, sang ayah dihukum buang ke Pulau Ternate oleh Pemerintah Hindia Belanda hingga meninggal dunia di sana.

Raden Dewi Sartika yang mengikuti pendidikan Sekolah Dasar di Cicalengka, sejak kecil memang sudah menunjukkan minatnya di bidang pendidikan. Dikatakan demikian karena sejak anak-anak ia sudah senang memerankan perilaku seorang guru. Sebagai contoh, sebagaimana layaknya anak-anak, biasanya sepulang sekolah, Dewi kecil selalu bermain sekolah-sekolahan dengan teman-teman anak perempuan sebayanya, ketika itu ia sangat senang berperan sebagai guru.

Metode Problem Solving

A. Masalah dan Hakikat Pemecahannya
Berkaitan dengan masalah, Johnson & Johnson (Moh Umar & Max HWaney.1980), mengatakan ada ketidak-cocokkan atau perbedaan antara keadaan yang nyata dengan keadaan yang dikehendaki. Dapat dikatakan bahwa masalah/problem adalah suatu keadaan yang negatif yang tidak sesuai dengan keadaan yang diharapkan.

Secara umum ada tiga cara pemecahan masalah, yaitu:
1. Pemecahan masalah secara otoritatif, yaitu pemecahan oleh penguasa yang berwenang (pejabat, guru). Dalam hal ini sifat siswa pasif, karena segalanya (isi, tujuan, dan cara belajar) yang menentukan adalah guru.
2.Pemecahan secara ilmiah, yaitu pemecahan yang menggunakan beberapa metode, misalnya inkuiri, discovery, problem solving, dan sebagainya.
3.Pemecahan secara metafisik, yaitu pemecahan yang menggunakan cara-cara yang tidak rasional, misalnya secara gaib.

Jumat, 28 Februari 2014

Tutorial Microsoft Office Word 2007 pdf

Microsoft Office Word 2007 merupakan program pengolah kata yang paling sering digunakan. Karena software bawaan windows ini memang sangat mudah digunakan. Namun terkadang kita masih belum sepenuhnya menguasai tentang penggunaan aplikasi tersebut. Terutama kita yang sebelumnya menggunaan microsoft office sebelumnya yaitu microsoft office word 2003. Karena ada perubahan tampilan yang cukup signifikan yaitu berupa penggantian  list menu dengan ribbon menu.

Rabu, 26 Februari 2014

Pentingnya Rencana Pembelajaran

Sebagai seorang guru, RPP merupakan sesuatu yang sangat tak terpisahkan. Namun, masih ada guru yang kurang memperhatikan hal ini. Padahal dengan rencana pembelajaran yang baik, maka dapat berpengaruh pada proses pembelajaran itu sendiri.
Alasan pentingnya RPP disusun oleh guru adalah sebagai berikut :
1. RPP adalah merupakan bukti kegiatan yang akan dilaksanakan oleh guru di kelas dan wajib disusun oleh guru
2. RPP merupakan rambu-rambu untuk dijadikan sebagai pedoman guru dalam melaksanakan aktivitas di kelas
3. Dengan menyusun RPP, guru telah lebih awal memikirkan cara terbaik dan termudah untuk membangun kompetensi yang dipersyaratkan pada siswa agar siswa mencapai  kompetensi tersebut.
4. Dengan menyusun RPP  guru sedini mungkin memperkirakan efektifitas pengelolaan kelas baik menyangkut waktu, penciptaan suasana kelas, maupun upaya-upaya pencapaian tujuan pembelajaran
RPP merupakan rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus.

Selasa, 25 Februari 2014

Biografi Singkat Ki Hajar Dewantara

Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal dengan Ki Hadjar Dewantara adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.
Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889 dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ki Hajar Dewantara dibesarkan di lingkungan keluarga kraton Yogyakarta. Saat genap berusia 40 tahun menurut hitungan Tahun Caka, Raden Mas Soewardi Soeryaningrat berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Semenjak saat itu, Ki Hadjar Dewantara tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya.

Senin, 24 Februari 2014

Metode Role Playing


Pembelajaran dengan role playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Pengembangan imajinasi dan penghayatan itu dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Metode ini banyak melibatkan siswa dan membuat siswa senang belajar serta metode ini mempunyai nilai tambah, yaitu: a) dapat menjamin poartisipasi seluruh siswa dan memberi kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuannya dalam bekerjasama hingga berhasil, dan b) permainan merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi siswa (Prasetyo, 2001:72).

Minggu, 23 Februari 2014

Yuk, Intip Cara Swedia Didik Anak-anak

Bermain menjadi salah satu kunci kurikulum pendidikan anak usia dini di Swedia. Melalui bermain, anak-anak diajar mengenal nilai mendasar, seperti kejujuran, kemandirian, kepercayaan diri, kerja sama, toleransi, dan menghargai orang lain. Selain itu, sejak dini anak-anak diajarkan konsep persamaan jender. Demikian antara lain benang merah dari diskusi "Melihat Wajah Pendidikan Anak Usia Dini di Swedia" yang diselenggarakan oleh PPI Swedia wilayah Gothenburg dan Boras pada 11 Januari 2014 lalu, seperti disampaikan Afrina Laksmiarti, dari PPI Gothenburg, Senin (13/1/2014). 

Sabtu, 22 Februari 2014

Model Pembelajaran Experiental Learning


Proses pembelajaran harus bisa menciptakan suatu proses belajar yang dapat mengeksplorasi wawasan pengetahuan siswa dan dapat mengembangkan makna sehingga akan memberikan kesan yang mendalam terhadap apa yang telah dipelajarinya. Alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan salah satunya adalah dengan menggunakan model pembelajaran belajar melalui pengalaman atau biasa disebut experiential learning.

Jumat, 21 Februari 2014

Kecerdasan Emosional dalam Belajar

Di tengah semakin ketatnya persaingan di dunia pendidikan dewasa ini, merupakan hal yang wajar apabila para siswa sering khawatir akan mengalami kegagalan atau ketidak berhasilan dalam meraih prestasi belajar atau bahkan takut tinggal kelas.

Banyak usaha yang dilakukan oleh para siswa untuk meraih prestasi belajar agar menjadi yang terbaik seperti membentuk kelompok belajar atau mengikuti bimbingan belajar. Usaha semacam itu jelas positif, namun masih ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya dalam mencapai keberhasilan selain kecerdasan ataupun kecakapan intelektual, faktor tersebut adalah kecerdasan emosional. Karena kecerdasan intelektual saja tidak memberikan persiapan bagi individu untuk menghadapi gejolak, kesempatan ataupun kesulitan-kesulitan dan kehidupan. Dengan kecerdasan emosional, individu mampu mengetahui dan menanggapi perasaan mereka sendiri dengan baik dan mampu membaca dan menghadapi perasaan-perasaan orang lain dengan efektif. Individu dengan keterampilan emosional yang berkembang baik berarti kemungkinan besar ia akan berhasil dalam kehidupan dan memiliki motivasi untuk berprestasi. Sedangkan individu yang tidak dapat menahan kendali atas kehidupan emosionalnya akan mengalami pertarungan batin yang merusak kemampuannya untuk memusatkan perhatian pada tugas-tugasnya dan memiliki pikiran yang jernih.


Kamis, 20 Februari 2014

Edmodo.com Sosmed Khusus Pendidikan

Di era modern seperti sekarang ini, proses pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dengan berbagai media yang ditawarkan. Mulai dari media konvensional melalui pembelajaran di dalam kelas hingga pembelajaran berbasis internet atau belajar secara online.

Untuk melaksanakan pembelajaran secara online, dapat menggunakan media berupa diskusi online, dan yang cukup sering digunakan adalah melalui yahoo messenger. Namun terdapat berbagai alternatif lain, salah satunya adalah dengan menggunakan jasa situs bernama edmodo.com.