Rabu, 26 Februari 2014

Pentingnya Rencana Pembelajaran

Sebagai seorang guru, RPP merupakan sesuatu yang sangat tak terpisahkan. Namun, masih ada guru yang kurang memperhatikan hal ini. Padahal dengan rencana pembelajaran yang baik, maka dapat berpengaruh pada proses pembelajaran itu sendiri.
Alasan pentingnya RPP disusun oleh guru adalah sebagai berikut :
1. RPP adalah merupakan bukti kegiatan yang akan dilaksanakan oleh guru di kelas dan wajib disusun oleh guru
2. RPP merupakan rambu-rambu untuk dijadikan sebagai pedoman guru dalam melaksanakan aktivitas di kelas
3. Dengan menyusun RPP, guru telah lebih awal memikirkan cara terbaik dan termudah untuk membangun kompetensi yang dipersyaratkan pada siswa agar siswa mencapai  kompetensi tersebut.
4. Dengan menyusun RPP  guru sedini mungkin memperkirakan efektifitas pengelolaan kelas baik menyangkut waktu, penciptaan suasana kelas, maupun upaya-upaya pencapaian tujuan pembelajaran
RPP merupakan rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus.

Sedangkan, Prinsip pengembangan RPP untuk kurikulum 2013 meliputi:
1. Merupakan terjemahan dari kurikulum dan sesuai silabus.
2. Dikembangkan sesuai kondisi satuan pendidikan.
3. Mendorong partisipasi aktif peserta didik.
4. Sesuai dengan tujuan Kurikulum 2013.
5. Mengembangkan budaya membaca dan menulis.
6. Mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
7. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut.
8. Memberi umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedial.
9. Keterkaitan dan keterpaduan.
10 Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara KI dan KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belajar.
11. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.
12. Mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif.
Langkah langkah dalam membuat RPP dan Silabus yang kreatif;
  • Pertahankan standar kompetensi dan kompetensi dasar, lalu usahakan untuk membuat indikator yang kreatif.
  • Ciri-ciri indikator yang kreatif adalah ia berorientasi pada produk yang akan dibuat oleh siswa. Misalnya siswa membuat jurnal, poster, presentasi singkat serta banyak lagi jenis penugasan yang kreatif dan memaksa siswa mempreaktekan berpikir tingkat tinggi.
  • mulai sekarang jadikan buku teks sebagai mitra dan bukan satu-satunya rujukan, banyak sekali RPP yang ujung-ujungnya meminta anak mengerjakan soal yang ada di LKS atau buku teks. Padahal ini saatnya menjadikan buku teks sebagai acuan teori, soal bentuk penugasan semakin kreatif guru maka semakin senang dan tertantang siswa untuk mengerjakan yang terbaik.
Selain pembuatan RPP yang baik, hal yang lebih penting adalah pelaksanaan dari RPP itu sendiri. Jangan hanya ditulis tetapi juga harus dilaksanakan.
Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar